Laporan Pratikum Multimedia II

Posted: Sabtu, 30 April 2011 by Hadi Sarosa in
0

LAPORAN PRATIKUM MULTIMEDIA II
MODUL 4
PENGUJIAN KUALITAS AUDIO


Hadi Sarosa
0901091006

Dosen Pembimbing
Drs. Erwadi Bakar,M.Kom
Budi Bachtiar,M.Mm



MANAJEMEN INFORMATIKA
T E K N O L O G I  I N F O R M A S I
POLITEKNIK UNAND PADANG
2011

                                                                                                                                      

PRATIKUM AUDIO DIGITAL
MODUL  4
PENGUJIAN KUALITAS AUDIO


1.      Tujuan 

Membandingkan kualitas audio berdasarkan Bit Depth, Sample Rate dan Bit Rate.

2.      Teori singkat 
  • Sound
Suara atau audio adalah getaran udara pada frekwensi yang dapat didengar oleh telinga manusia sehingga disebut dengan frekwensi suara atau freuensi audio. Frekuensi audio berada diantara 20 Hz sd 20 KHz. Karakteristik suara ditentukan antara lain oleh freekuensi, amplitudo dan durasi.

Ada dua jenis audio yaitu audio analog dan audio digital. Audio analog adalah pengolahan suara asli (akustik ) melalui peralatan elektronik analog sedangkan audio digital adalah suara yang melalui pengolahan secara digital melalui komputer.
  • Format Sound
Format file untuk menyimpan audio digital data pada komputer sistem.  Data ini dapat disimpan tidak dikompresi, atau kompresi untuk mengurangi ukuran file.  Hal ini bisa menjadi mentah bitstream , tetapi biasanya format wadah atau format data audio dengan lapisan penyimpanan yang ditetapkan. Salah satu format audio ini adalah : MP3,AIFF,Ogg, WAV,WMA, dll.
  • Kualitas sound  
Kualitas atau mutu adalah tingkat baik buruknya atau taraf atau derajat sesuatu.
Jadi kualitas sound adalah baik atau buruknya suatu suara yang di hasilkan oleh suatu objek

  • Bit Depth
Bit Depth adalah nilai resolusi suara atau jumlah tingkatan level suara.Audio 8 bit menyedia kan 2 pangkat delapan atau 256 level. Audio 16 bit menyediakan 65.536 level dan audio 32 bit memiliki jumlah jangkauan 2 pangkat 32 . Makin tinggi nilai jangkauan makin baik kualitas. Namun demikian ukuran file yang diperlukan juga semakin besar.

  • Sample Rate
Sample rate adalah menunjukkan nilai sinyal audio yang diambil dalam satu detik etika melakukan rekaman suara. Semakin tinggi nilai sample rate ini kualitas audio yang dimainkan semakin baik.Agar diperoleh suara digital yang bagus maka suara analog harus di-sampling sekitar 2 kali lipat frekuensi-nya. Karena frekuensi tertinggi suara sekitar 20 kHz, maka sampling yang terbaik haruslah minimal 44.100 sample/detik (kualitas CD).
Sample rate adalah seberapa sering-nya Audio anda diukur (sample) dalam kaitannya dengan “Time”.
44.1Khz sample rate dapat mengukur sebanyak 44,100 potongan audio sedangkan 96Khz off course mengukur (sample) sebanyak 96.000 potongan (slices) audio.

  • Bit Rate
Bit rate adalah suatu ukuran kecepatan bit suatu data dari tempat satu ke tempat lain yang biasanya diukur dengan waktu seperti Kbps (Kilobit per second), Mbps (Megabit per second) dan seterusnya. Jadi kalau mau internetan, cari warnet atau WIFI yang besar bitnya biar download file atau main game onlinenya tidak perlu lama menunggu.

3.      Alat dan Bahan 
-          1 Unit Komputer
-          Microphone
-          Speaker/Headphone
-          Aplikasi Adobe Audition
-          File Sound

4.      Langkah Kerja 
Membandingkan  berdasarkan Bit Dept dan Sample Rate
      
  • Buka Adobe Audition 
  • Import File Sound
  • Drag file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut 
  • Buat Sesion baru : File – New 
  • Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan yang dibutuhkan

Gambar New Waveform (lembar kerja baru)

  • Copy File sumber ke sesion baru
  • Simpan file dengan nama lain ( File – Save As) 
  • Lakukan berulang sesuai dengan yang permintaan (tabel)

Membandingkan berdasarkan Bit Rate dan sample rate
  • Import File Sound
  • Drag file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
  • Buat Sesion baru : File – New
  • Copy file sumber ke sesion baru
  • Simpan dengan nama lain
  • Pada jendela Save As Klik tombol Option – Advance , Pilih nilai bit rate dan sample rate yang dibutuhkan.

 Gambar Settingan Save As
  • Klik Ok
  • Lakukan berulang sesuai dengan yang permintaan (tabel)

 

Gambar tampilan editing Adobe Audition 2.0

5.      Tabel Pengujian 

             a.       Membandingkan berdasarkan Bit Depth

Sample Rate
Bit Dept
Ukuran File
Kualitas suara
44 100
32
4.361
Kualitas mendekati file asli
44 100
16
4.361
Kualitas mendekati file asli
44 100
8
4.361
Terdapat noise

Tabel Perbandingan berdasarkan Bith Depth

            b.      Membandingkan berdasarkan Sample Rate

Sample Rate  (Hz)
Bit Dept
Ukuran File
Kualitas Suara
11.025
32
1.093
Suara terdengar berat
22.050
32
3.271
Suara terdengar berat namun jika di bandingkan dengan file dengan sample rate 11025 kualitas 22050 lebih ringan
32.000
32
4.361
Masih terdengar sedikit berat namun tidak seperti file sebelumnya




44.100
32
4.361
Kualitas mendekati file asli
48.000
32
4.361
Kualitas mendekati file asli

Tabel Perbandingan berdasarkan Sample Rate

            c.       Membandingkan berdasarkan Bit Rate dan Sample Rate yang berbeda

o   Membandingkan berdasarkan Bit Rate dengan sample rate 11025

Bit Rate
Sample Rate
Ukuran File
Kualitas Suara
20
11025
684
Suara terdengar berat
32
11025
1.093
Juga terdengar berat namun tidak seperti file bit rate 20
64
11025
15
File tidak dapat diputar pada aplikasi pemutar suara (windows media player)
128
11025
-
File tidak support dengan sample type
256
11025
-
File tidak support dengan sample type
320
11025
-
File tidak support dengan sample type

Tabel Perbandingan berdasarkan Bit Rate



o   Membandingkan berdasarkan Bit Rate dengan sample rate 44100

Bit Rate
Sample Rate
Ukuran File
Kualitas Suara
20
44100
-
File tidak dapat di save
32
44100
1.099
Suara terdengar berat dan terdapat suara ‘aneh’
64
44100
2.188
Kualitas mendekati file asli
128
44100
4.372
Kualitas mendekati file asli
256
44100
8.724
Kualitas mendekati file asli
320
44100
10.904
Kualitas mendekati file asli


Tabel Perbandingan berdasarkan Bit Rate


6.      Hasil dan Pembahasan 
Pada percobaan yang telah dilakukan dapat kita dengarkan perbedaan kualitas suara yang ada, seperti pada sebagian file terdapat noise, muncul tambahan suara lain (suara tak dikenal). Pada bit rate dan sample rate tertentu (bit rate rendah dan atau bit rate tinggi) file tersebut tidak dapat disimpan. Ketika kita simpan akan muncul tampilan seperti di bawah ini :




Hal tersebut dikarenakan file tersebut tidak support dengan pengaturan bit rate dan sample rate tertentu sehingga kita diminta untuk mengubah file formatnya dan ada juga yang meminta untuk mengkonversikan file tersebut ke bit rate lain (seperti tampak pada tampilan di atas).

7.      Kesimpulan 

Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua file suara yang kita ubah baik bit depth, bit rate maupun sample rate-nya akan menghasilkan kualitas audio yang berbeda – beda, meskipun pada format tertentu sulit untuk membedakan perbedaannya. Pada bit depth, bit rate dan sample rate tertentu file tidak dapat disimpan dikarenakan file tersebut tidak support dengan pengaturan bit depth, bit rate maupun sample rate-nya.

8.      Referensi 


0 komentar: